Gunung Raung Erupsi, Warga Malah Dangdutan
Gunung Raung, Banyuwangi.
Meski melihat luapan abu vulkanik dan mendengar suara gemuruh warga di Kampung Dani tidak panik. Bahkan mereka malah memutar musik-musik di beberapa rumah miliknya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi Kusyadi mengatakan, kampung Dani adalah wilayah paling dekat dengan Gunung Raung di Banyuwangi.
“Di Kampung Dani ini malah penduduknya tenang. Mereka malah banter-banteran (adu kencang) memutar musik dangdut di rumah mereka,” ujar Kusyadi di Pendopo Kecamatan Songgon, seperti dilansir okezone, Minggu (12/7/2015).
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Banyuwangi, Kampung Dani ini dihuni oleh 18 kepala keluarga. Mereka bermata pencaharian petani di kaki bukit gunung Raung. Pihak pemerintah telah melakukan sosialisasi terkait erupsi gunung Raung tersebut. Ternyata, warga sekitar lebih mengenal tempat tinggalnya bagimana karakteristik gunung Raung dan kapan mereka harus mengungsi.
Selain itu, di tempat tersebut juga dibekali pengetahuan kemana harus berlari. Kata Kusyadi, pemerintah juga sudah memasang rambu-rambu evakuasi warga. Kampung Dani ini berada sekitar 12,5 Kilometer dari Kawah Gunung Raung.
Ia juga menjelaskan, untuk kecamatan Songgon ini ada dua desa yang diprediksi terdampak. Paling banyak berada di Desa Sumber Arum yang terdapat 5 Dusun, yakni Dusun Mangaran jaraknya 13 Km dari kawah, Sumber Asih (13,5 KM), Kampung Anyar (12,5 KM), Bejong (13 KM) dan Lider (14 KM). “Total penghuni ada 6.121 Jiwa. Tapi sampai saat ini mereka masih beraktivitas seperti biasanya,” ujarnya.
Kusyadi juga menyebut, kepada beberapa yang tinggal di sekitar kaki gunung Raung juga diberikan bagaimana memperoleh informasi dengan benar. Mereka juga tahu kemana harus mendapatkan informasi agar tidak simpang siur. “Zona larangan masih berlaku 3 KM dari Kawah. Dan yang terjadi saat ini dalam radius 8 KM tidak ada pemukiman warga. Dan semoga erupsi gunung Raung ini menurun,” pungkasnya.


Tidak ada komentar: